Kemenkes Hebat, Indonesia Hebat

BERITA

UPAYA PEMBERDAYAAN IBU DAN ANAK MELALUI WOMEN CENTER CARE : TVRI JAWA BARAT

 

PENGUATAN KESIAPSIAGAAN SATGAS BENCANA PADA KELOMPOK RENTAN

GARUT, RADARTASIK.COM – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menginisiasi kegiatan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana bagi kelompok rentan di Desa Margalaksana, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis 15 Mei 2025. 

Penguatan ini merupakan bagian dari Praktik Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dibimbing oleh Bdn. Wiwin Mintarsih Purnamasari, SSiT, M.Kes dan tim.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kader kesehatan desa, dalam menghadapi situasi bencana, terutama yang berdampak pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan lansia.

Menurut Wiwin Mintarsih, kegiatan ini diarahkan untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan pelayanan berkualitas serta responsif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat. 

 “Melalui PBL di komunitas, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan pendekatan pelayanan kebidanan berbasis budaya lokal dan iptek kesehatan,” jelasnya, Jumat 16 Mei 2025.

Pendidikan Program Sarjana Terapan Kebidanan, lanjut Wiwin, menekankan pentingnya pembelajaran berbasis lapangan agar mahasiswa dapat mengimplementasikan teori manajemen kebidanan komunitas dan pemberdayaan masyarakat. 

Puskesmas dan desa-desa di bawah Dinas Kesehatan menjadi lahan praktik yang penting untuk menunjang pengembangan kemampuan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Yanti Nurwanti, S.Sos, M.Si yang hadir sebagai pemateri, memberikan penyegaran materi tentang penanggulangan bencana bagi kelompok rentan. 

Sasaran kegiatan mencakup masyarakat umum dan kader kesehatan desa. Kegiatan ini jug dihadiri Pembimbing Lapangan Puskesmas Cilawu, Bdn. Lisna Mardiah, STr.Keb.

Salah satu peserta, Cucu Kaswati menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. 

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami sebagai kader di Desa Margalaksana. Kami mendapat banyak ilmu dan pengalaman, terutama dalam kesiapsiagaan bencana. Harapannya, kami dapat meneruskan program ini bersama perangkat desa dan masyarakat, serta menyebarkan pengetahuan ini lebih luas,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya tidak hanya membekali mahasiswanya dengan kemampuan profesional, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan ketangguhan masyarakat desa terhadap bencana, terutama yang menyasar kelompok rentan

KABAR TASIKMALAYA – Inovasi mobil Edukasi Keliling “Hayu Tasik Sehat” yang diinisiasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit terus diimplementasikan. Dalam kegiatan ini, mobil Edukasi Keliling menyediakan berbagai layanan edukatif dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat mulai pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol, serta konsultasi kesehatan. “Edukasi interaktif mengenai pencegahan penyakit tidak menular, gizi seimbang, dan pentingnya aktivitas fisik juga diberikan secara langsung oleh tenaga kesehatan yang kompeten,” kata Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dr. Dini Mariani, S.Kep, Ners, M. Kep.usai kegiatan yang dilaksanakan di Komplek Olahraga Dadaha belum lama ini. Pada pelaksanaan kegiatan yang mengusung semangat promotif dan preventif dalam bidang kesehatan ini diberikan edukasi khusus Gema Cermat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat), edukasi Literasi masyarakat melalui Mobile Literasi dari Unit Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dan sekaligus Promosi penerimaan mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan secara gratis. Kehadiran Pramita Lab memberikan kontribusi signifikan dengan menyediakan tenaga medis dan fasilitas laboratorium bergerak yang mendukung kelancaran pemeriksaan kesehatan. Melalui kegiatan ini, dia berharap tercipta masyarakat Tasikmalaya yang lebih sehat, sadar akan pentingnya gaya hidup sehat, serta aktif dalam menjaga dan memantau kondisi kesehatannya secara mandiri. “Hayu Tasik Sehat” bukan sekadar slogan, tetapi ajakan nyata untuk bersama-sama mewujudkan kota yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan implementasi program pengabdian kepada Masyarakat dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya yang pada bulan Mei sekaligus dalam rangka Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya ke-24.

Kali ini Mobiling dilaksanakan dengan melibatkan tim dari jurusan Farmasi dan Jurusan Gizi. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui studio inovasi daerah Bapelitbangda, serta Laboratorium Pramita Tasikmalaya.

Salah seorang tim Studio inovasi daerah Bapelitbangda Sovi Solihah ST mengapresiasi komitmen Poltekes yang konsisten merancang inovasi guna membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di kota santri. “Kolaborasi ini diharapkan terus dilakukan dan diharapkan bisa diikuti perguruan tinggi lain,” ujar Sovi. ***

Sumber Artikel berjudul ” ‘Hayu Tasik Sehat’, Inovasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya untuk Kota Santri “, selengkapnya dengan link: https://kabartasikmalaya.pikiran-rakyat.com/kabar-tasikmalaya/pr-3259338872/hayu-tasik-sehat-inovasi-poltekkes-kemenkes-tasikmalaya-untuk-kota-santri?page=2

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM –Dalam rangka Dies Natalis ke-24, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya meluncurkan program Mobiling (Mobil Edukasi Keliling) Hayu Tasik Sehat, yang memberikan layanan Pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kota Tasikmalaya dan Cirebon, Senin 21 April 2025.

Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani, SKep, Ners, MKep, menjelaskan bahwa program ini merupakan inovasi untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan di tengah masyarakat.

“Selain edukasi, kami menyediakan layanan cek kesehatan gratis seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan di titik-titik strategis seperti Taman Kota, pusat perbelanjaan, dan area publik lainnya,” ujar Dr. Dini.

Didukung dua armada mobil khusus yang dilengkapi peralatan medis, program ini akan digelar sebulan sekali dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Lokasi layanan akan dilakukan di pusat-pusat keramaian, dan berpindah-pindah untuk menjangkau masyarakat lebih luas seperti di Taman Kota, Alun-Alun, Dadaha, Pusat Perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

Yanti Cahyati, SKep, Ners, MKep, selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Tasikmalaya menambahkan, layanan ini terbuka untuk semua usia dan diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami ingin keberadaan Poltekkes dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesadaran dan upaya menjaga kesehatan sejak dini,” tambah Yanti.

Ke depan, frekuensi layanan akan ditingkatkan seiring dengan penambahan armada.

Program ini juga sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan dalam rangka mendukung program strategis nasional yakni Cek Kesehatan Gratis

p3km@poltekkestasikmalaya.ac.id
0265 – 340186 – 7035678

©2024 Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekes Kemenkes Tasikmalaya